Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Bedah Rumah Tahun Anggaran 2026. Percepatan dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengatasi berbagai kendala di lapangan agar target pelaksanaan 400.000 unit dapat tercapai secara optimal. Menteri PKP menyampaikan bahwa kinerja pelaksanaan Bedah Rumah di sejumlah daerah telah menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, masih terdapat sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kinerjanya sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.
Jakarta— Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Menteri PANRB Rini Widyantini membahas penataan kelembagaan, penguatan organisasi, dan optimalisasi tata kelola sektor perumahan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (11/09/2026), guna memperkuat sinergi dan mendukung percepatan program perumahan rakyat. Kementerian PKP mendiskusikan penguatan struktur agar lebih adaptif mengeksekusi program besar. Penataan ini krusial untuk merespons lonjakan target kinerja, seperti peningkatan program bedah rumah dari 45.000 unit menjadi 400.000 unit. Pembahasan juga memfokuskan rencana pembentukan BLU Kementerian PKP untuk mengelola aset lahan dan bantuan hibah secara mandiri, transparan, dan profesional. Aset tersebut meliputi hibah lahan 30 hektar di Meikarta, 45 hektar di Depok dari Kementerian ATR/BPN, dan 3 hektar di Tangerang dari Kementerian Hukum.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk mempercepat dan meningkatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai instrumen pembiayaan yang mudah, murah, dan cepat bagi pelaku usaha di sektor perumahan dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri PKP saat menghadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat BNI di Graha Jalapuspita, Jakarta, Kamis (10/9/2026). Berdasarkan data BNI, terdapat potensi pembiayaan KPP sebesar Rp225,5 miliar yang berasal dari 418 calon debitur.
Jakarta — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) membuka ruang kolaborasi dengan pelaku industri dan perguruan tinggi untuk mengkaji kontribusi sektor properti terhadap perekonomian nasional. Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan perumahan dan kawasan permukiman yang semakin berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan hal tersebut saat bertemu dengan Budiarsa Sastrawinata untuk membahas buku Industri Properti untuk Indonesia 8% sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan sektor perumahan di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Jakarta — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memperkuat kolaborasi dengan perbankan untuk memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah. Menteri PKP Maruarar Sirait menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Gelanggang Jakarta Timur, Kamis (10/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, kami menegaskan pentingnya kecepatan, kemudahan, dan ketepatan layanan pembiayaan agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia Wang Lutong di Kediaman Duta Besar RRT, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama di bidang perumahan antara Kementerian PKP dan Kementerian Perumahan RRT. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua pihak sekitar dua bulan sebelumnya. Kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, khususnya dalam pengembangan teknologi pembangunan rumah susun di kawasan padat penduduk yang aman dan terjangkau.