Sumbawa — Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah kembali mengunjungi Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (14/05/2026) — kunjungan keduanya sejak kebakaran menghanguskan Desa Kalimango pada 21 Maret lalu. Bencana itu melahap 30 unit rumah dan berdampak pada 21 kepala keluarga lain.
Fahri melaporkan progres Hunian Sementara (Huntara): dari 30 unit yang direncanakan, satu sudah selesai dan ditempati, dua lagi siap dalam tiga hari ke depan, dan seluruhnya ditargetkan rampung dalam dua bulan.
Untuk hunian permanen, Pemda Sumbawa menyelesaikan proposal desain lengkap beserta rencana anggaran hanya dalam satu minggu. Dokumen itu sudah diteruskan ke Sekretaris Jenderal Kementerian PKP.
"Yang saya kagumi dari tim Pak Bupati adalah begitu saya minta proposalnya, dalam seminggu semua sudah jadi dan sudah sampai ke Sekjen Kementerian. Termasuk warga yang sudah menandatangani kesepakatan menerima desain penataan — ini yang biasanya paling sulit," ujar Fahri.
Fahri juga menegaskan bahwa desain hunian permanen harus bermodel rumah panggung, sesuai tradisi arsitektur masyarakat Sumbawa.
Di sisi koordinasi, Fahri langsung menghubungi Kepala BNPB Letjen Suharyanto — tim BNPB sudah turun ke lokasi dan mulai pekerjaan awal. Kementerian PKP, BNPB, dan Kemensos kini memastikan pembiayaan pembangunan permanen datang dari satu sumber, agar pertanggungjawabannya tidak terpecah.
"Kita terus upayakan agar anggaran pembangunan bisa segera terealisasi. Ada tempat bagi anak-anak untuk belajar, tempat bagi ibu-ibu membesarkan keluarga, dan tempat bagi para bapak beristirahat setelah membanting tulang — itulah yang kita perjuangkan," tegasnya.
Dalam kunjungan yang sama, Fahri menyerahkan 30 buku tabungan BTN masing-masingsenilai Rp10 juta beserta paket sembako untuk warga terdampak. Total Rp300 juta itu berasal dari Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan. Penyaluran lewat BTN merupakan inisiatif Fahri selaku komisaris BTN, agar bantuan sampai utuh ke tangan warga.
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. mengapresiasi keterlibatan Fahri sejak hari pertama bencana dan menegaskan Pemda akan terus mengawal pembangunan permanen bagi seluruh warga terdampak.
"Kepedulian Pak Wamen yang menggerakkan Pak Hashim dan berbagai pihak untuk turun langsung membantu warga kami — ini yang paling kami syukuri," ujar Syarafuddin Jarot.