Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri Rapat Kerja dan Seminar Nasional Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Tahun 2026 yang berlangsung di Novotel Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Ekonomi Nasional dalam Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto” tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi nasional dalam mengawal kebijakan ekonomi pemerintah.
Seminar nasional ini menyoroti berbagai agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan, kemandirian energi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Menteri PKP Maruarar Sirait hadir dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) GEKIRA. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ara juga menjadi pembicara utama pada sesi seminar nasional dengan memaparkan berbagai capaian dan program strategis Kementerian PKP dalam mendukung pembangunan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam keynote speech-nya, Menteri Ara menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan harus berorientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kita pemerintah tidak bicara lagi apa yang akan kita lakukan, tetapi harus apa yang sudah kita lakukan dan kita sebagai anak buahnya bertugas membuat pencapaian dan prestasi terukur yang langsung dirasakan masyarakat," ujar Menteri Ara.
Sebagai contoh keberhasilan program yang telah berjalan, Menteri Ara menyoroti penataan kawasan Menteng Tenggulun yang berhasil mengubah kawasan kumuh menjadi kawasan kuliner yang tertata, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Menteri Ara juga menekankan pentingnya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen menjalankan berbagai program prioritas nasional dengan keberanian dalam memberantas korupsi demi kepentingan rakyat. Ia mengajak seluruh kader GEKIRA untuk senantiasa menjaga integritas dan mendukung program-program pemerintah secara bertanggung jawab.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim Djojohadikusumo, mengajak seluruh kader Gerindra dan GEKIRA untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Sebagai negara yang beradab kita harus berikan waktu kepada pemerintah untuk melaksanakan program pemerintahannya. Saya minta segenap kader Gerindra dan Gekira untuk bersama menanggapi khususnya di sosial media serangan-serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak ingin Presiden Prabowo melaksanakan programnya dengan baik," ujar Hashim.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan Kepengurusan Pusat GEKIRA periode 2025–2030 yang dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim Djojohadikusumo.
Sementara itu, Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintah.
"Gekira mengajak komponen bangsa berdiri tegak mendukung program yang dipimpin Presiden Prabowo, mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendukung reformasi ekonomi melalui sektor pangan, energi dan sumber daya manusia," kata Nikson.
Melalui sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa, GEKIRA berkomitmen memperkuat kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi transformasi ekonomi nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina GEKIRA Hashim Djojohadikusumo, Menteri PKP Maruarar Sirait, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin P. Octavianus, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, serta ratusan pengurus dan fungsionaris GEKIRA dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Forum ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional GEKIRA dalam memperkuat dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah guna mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.