Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menghadiri Rapat Satuan Tugas Pemulihan dan Rekonstruksi Pascabencana sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera, Rabu (18/2/2026). Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, Kementerian PKP bertanggung jawab atas pembangunan Hunian Tetap (HUNTAP) Relokasi Terpusat. “Dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, Kementerian PKP bertanggung jawab untuk pembangunan Hunian Tetap relokasi terpusat. Ini amanah yang kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Menteri Ara.
Bandung - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau program Gotong Royong Merenovasi Rumah Merah Putih yang dilaksanakan Yayasan Buddha Tzu Chi bekerja sama dengan Kementerian PKP di Jalan Cibuntu Selatan, Kota Bandung, Jumat (13/2/2026). Program ini telah merenovasi 739 unit rumah selama tahun 2025. Tahun 2026 ini total 55 rumah sudah direnovasi di lokasi Jalan Cibuntu, di mana 42 unit telah selesai dan 13 unit masih dalam proses pengerjaan.
Sumedang - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatatkan langkah bersejarah dengan menurunkan suku bunga kredit ultra mikro sebesar 5 persen. Penurunan bunga tersebut diumumkan dalam acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang mempertemukan Kementerian PKP, BP Tapera, BRI, PNM, dan SMF sebagai bentuk sinergi memperluas akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pelaku usaha ultra mikro, di Sumedang, Jumat (13/2/2026).
12 Februari 2026,Aceh Tamiang – Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang dalam rangka mendukung rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Kunjungan ini mencakup rehabilitasi SD Negeri 1 Sungai Liput, SDN Inpres Sungai Liput, dan SD Negeri 1 Kuala Simpang. Adapun lokasi yang menjadi fokus peninjauan langsung adalah SD Negeri 1 Sungai Liput di Kecamatan Kejuruan Muda serta SD Negeri 1 Kuala Simpang yang sebelumnya terdampak banjir.