Rancaekek - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan kunci Rumah Susun (Rusun) Rancaekek dan Rusun Solokan Jeruk kepada warga relokasi dari kolong Jembatan Pasupati dan kawasan tidak layak lain di sekitar Bandung, Rabu (18/12/2024). Dalam sambutannya Menteri Ara mengatakan, relokasi warga kolong jembatan dan hunian tidak layak lainnya merupakan langkah nyata gotong royong dalam menyediakan hunian layak bagi rakyat kecil. "Semangat gotong royong yang kita sampaikan sudah bukan basa-basi lagi, tidak hanya dipidatokan tetapi sudah dikerjakan, buktikan kebijakan Presiden Prabowo sangat pro-rakyat kecil," kata Menteri Ara.
Jakarta- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) optimistis perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) di tahun 2025, khususnya di sektor perumahan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebab menurutnya industri perumahan di Indonesia memiliki turunan efek berganda pada ratusan industri lainnya. "Industri perumahan itu ratusan industri terafiliasi. Mulai dari cat, kayu, plafon, pasir, semen semua. Ini akan sangat menggerakkan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi di tahun depan," kata Menteri Ara dalam konferensi pers "Paket Kebijakan Ekonomi: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan" di Jakarta, Senin (16/12/2024).
Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mendorong Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai pelopor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk meningkatkan penyaluran KPR bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal/tidak memiliki slip gaji bulanan. Hal tersebut disampaikan Menteri Ara dalam Puncak Acara Hari Ulang Tahun (HUT) KPR BTN ke-48 yang juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir di Mall Kota Kasablanka, Minggu (15/12/2024).
Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) melakukan pertemuan dengan delegasi World Bank pada hari Jumat (13/12/2024). Pertemuan ini sebagai bagian dari upaya penjajakan peluang kerja sama dalam rangka mewujudkan target Program 3 Juta Rumah. "Jika hanya mengandalkan APBN, kami hanya mampu membangun rumah sebanyak 257.000 rumah" ujar Menteri PKP Maruarar Siarait.