Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman mengundang para Srikandi Perumahan yakni perempuan yang berprofesi sebagai pengembang perumahan baik rumah bersubsidi maupun komersial dari berbagai daerah Indonesia untuk santap malam bersama di Kantor Kementerian PKP.
Dalam rangka memperkuat tata kelola dan akselerasi pembangunan perumahan rakyat, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melantik sejumlah pejabat baru. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri II, Jakarta, Kamis (7/8).
Wamen Fahri Hamzah Semangati REI Jakarta sebagai Penggerak Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah, menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) XI REI DKI Jakarta tahun 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, 7 Agustus 2025. Dalam sambutannya, Wamen Fahri Hamzah menyampaikan bahwa program pembangunan perumahan nasional sejalan dengan pemikiran dasar Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan dua hal penting: mengatasi kebobolan dan mengatasi penyimpangan. Sebagai upaya mengatasi penyimpangan inilah, menurut Fahri, pemerintah mencanangkan program pembangunan tiga juta rumah untuk rakyat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan kunci rumah subsidi secara simbolis kepada delapan orang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah melakukan akad KPR FLPP untuk memiliki rumah subsidi. Pada kesempatan itu, dirinya berdiskusi dengan penerima kunci rumah subsidi dan mendapatkan informasi dari pegawai Kemendagri bahwa membeli rumah subsidi dengan KPR FLPP ternyata angsurannya lebih murah ketimbang harus membayar sewa atau mengontrak rumah.