Sabtu, 12 September 2026 36 kali
Bagikan:

Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi calon penerima bantuan Program Bedah Rumah di Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan Program Bedah Rumah berjalan tepat sasaran.

Salah satu calon penerima bantuan yang ditemui Maruarar adalah Halimah (74), warga Menteng yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Dengan penghasilan yang tidak menentu, sekitar Rp30.000 per hari, Halimah tetap menjalani aktivitasnya dengan berjalan kaki mencari botol dan barang bekas di sekitar kawasan Menteng hingga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Halimah tinggal bersama dua anggota keluarganya di rumah milik orang tuanya. Berdasarkan hasil verifikasi, kondisi rumah tersebut membutuhkan perbaikan pada sejumlah bagian. Pondasi, sloof, kolom, ring balok, hingga rangka atap dinilai tidak kokoh. Atapnya juga kerap mengalami kebocoran saat hujan, sehingga Halimah harus mencari tempat untuk mengungsi sementara. Rumah tersebut juga belum memiliki fasilitas sanitasi.

Calon penerima lainnya adalah Isah yang telah menempati rumahnya sejak 1972. Rumah tersebut kini dihuni lima orang anggota keluarga dengan sumber penghasilan yang berasal dari anak. Kondisi rumah juga membutuhkan perbaikan, antara lain karena sebagian besar dinding mengalami keretakan.

Maruarar mengatakan Program Bedah Rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Program tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN dan terus diperluas cakupannya.

“Program Bedah Rumah ini anggarannya dari APBN. Tahun 2025 ada 45.000 rumah yang diperbaiki di seluruh Indonesia. Tahun 2026 ada 400.000 rumah yang diperbaiki,” ujar Maruarar.

Di Jakarta, Program Bedah Rumah terus diperluas untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni. Pada 2025, program ini telah memperbaiki 158 unit rumah dan jumlahnya meningkat menjadi 10.300 unit pada 2026. Hingga saat ini sebanyak 970 unit telah lolos verifikasi sebagai penerima bantuan.

Peningkatan tersebut juga terlihat di Jakarta Pusat. Setelah pada 2025 terdapat 10 unit rumah yang diperbaiki, tahun ini jumlahnya ditingkatkan menjadi 2.000 unit. Khusus di kawasan Menteng, sebanyak 373 unit telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan, dengan 37 unit di antaranya telah lolos verifikasi dan siap masuk tahap pengerjaan
Pengerjaan Program Bedah Rumah di Kawasan Menteng akan dimulai pada 25 September 2026 dan ditargetkan selesai pada 10 Desember 2026. Maruarar meminta agar informasi mengenai Program Bedah Rumah terus disosialisasikan secara luas sehingga masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mengetahui dan mengakses program tersebut
 

Sejalan dengan perluasan program, Kementerian PKP juga melakukan penyederhanaan persyaratan Program Bedah Rumah agar bantuan dapat lebih mudah menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Penyederhanaan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketepatan sasaran dan tata kelola program.

Dalam ketentuan terbaru, rumah yang menjadi objek bantuan harus merupakan satu-satunya rumah milik penerima dan telah ditempati sekurang-kurangnya satu tahun dalam kondisi tidak layak huni. Persyaratan mengenai tingkat kerusakan juga disederhanakan, dari sebelumnya harus memenuhi tiga kriteria kerusakan menjadi cukup memenuhi satu kriteria kerusakan yang ditetapkan.


 

Penyederhanaan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan Program Bedah Rumah kepada masyarakat yang selama ini tinggal dalam kondisi hunian yang tidak layak, sekaligus memastikan bantuan pemerintah diberikan kepada penerima yang tepat.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey