Jumat, 10 April 2026 133 kali

Manado- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau lokasi rencana pembangunan rumah susun (rusun) di Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan agar proyek rusun dapat rampung pada Februari 2027 mendatang.

Dalam keterangannya, Menteri Ara menyebut rusun yang membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar tersebut nantinya diperuntukkan bagi masyarakat dengan biaya sewa yang terjangkau. “Pembangunan ini kita percepat dan diharapkan sudah selesai pada Februari 2027. Rusun ini nantinya bisa disewa masyarakat dengan harga sekitar Rp450 ribu per bulan,” ujarnya.

Selain itu, Menteri Ara juga mengusulkan agar rusun yang akan dibangun di Manado mengusung konsep keberagaman dengan nama Rusun Bhineka Tunggal Ika. "Nama ini mencerminkan keragaman masyarakat di Sulawesi Utara khususnya Manado," ujarnya.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa lahan pembangunan telah siap setelah dilakukan land clearing dan pengecekan sertifikat. Selain itu, calon penghuni juga telah disiapkan melalui daftar tunggu berbasis by name by address (BNBA).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Manado telah membangun rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lokasi yang sama menggunakan APBD Kota Manado di Kelurahan Paniki dengan kapasitas 60 unit yang selesai pada tahun 2023.

Pemerintah Kota Manado kembali mengusulkan pembangunan rumah susun di Kelurahan Paniki Dua sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian layak sekaligus mengurangi kawasan permukiman tidak layak di Kota Manado.

Lokasi pembangunan berada di lahan seluas sekitar 3.280 meter persegi dengan ukuran kurang lebih 82 x 40 meter. Lahan tersebut telah bersertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kota Manado dan memiliki akses strategis melalui Jalan Salak Raya.

Rencana pembangunan mengusung tipe Rumah Susun Arunika 36 yang terdiri dari tiga lantai dengan total 44 unit hunian. Bangunan dirancang dengan desain modern dan fungsional serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti area sirkulasi luas, pencahayaan alami optimal, dan ruang hunian yang nyaman bagi masyarakat.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Dirjen Perumahan Perkotaan PKP Sri Haryati, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang. (Jay)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey