Sabtu, 02 Mei 2026 98 kali

Surabaya — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar pertemuan strategis bersama para pengembang Realestat Indonesia (REI) di Provinsi Jawa Timur, yang berlangsung di Sheraton Surabaya Hotel & Towers pada Sabtu (2/5/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta guna mempercepat realisasi program pembangunan dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki pertumbuhan kebutuhan perumahan cukup tinggi.

Dalam arahannya, Menteri PKP menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pengembang dalam memastikan program perumahan berjalan tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan. Ia juga mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menghadirkan hunian yang terjangkau, berkualitas, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah membuka ruang kolaborasi dan menampung seluas-luasnya usulan serta masukan dengan para pengembang untuk bersama-sama menjawab tantangan backlog perumahan. Jawa Timur memiliki potensi besar, sehingga diperlukan langkah konkret dan terukur agar program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Menteri PKP.

Menteri PKP juga berpesan kepada  para pengembang agar dapat menjaga kualitas, mutu dan kepercayaan terhadap proses pembangunan perumahan agar tetap terjaga nama baik dan reputasinya serta tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan negara, rakyat dan dunia usaha.

Dalam hal penyediaan rumah susun, Menteri PKP juga menyampaikan bahwa negara berkewajiban untuk menyiapkan rusun subsidi terutama di perkotaan sesuai instruksi Presiden Prabowo dalam memudahkan akomodasi dan memberi kesempatan atas usulan-usulan dan masukan dari para pengembang yang kemungkinan dapat diubah atau di pertimbangkan dalam mempercepat akselerasi pembangunan.

Selain membahas percepatan pembangunan, pertemuan ini juga mengangkat sejumlah isu strategis yang disampaikan para pengembang, seperti kemudahan perizinan, akses pembiayaan perumahan, serta dukungan terhadap pengembangan kawasan hunian terpadu yang terintegrasi dengan infrastruktur dan transportasi.

Dirjen Perkotaan juga menyampaikan, bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan BP Tapera dan pengembang perumahan khususnya di Jawa timur terkait aturan yang dapat memberikan kemudahan dalam kelancaran dan percepatan pembangunan perumahan.

Para pengembang yang hadir menyambut baik komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan berbagai kemudahan dalam sektor perumahan. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mendukung target pembangunan perumahan nasional.

peserta yang hadir dalam acara tersebut diantaranya jajaran REI Jawa Timur yang dihadiri juga Dirjen Perumahan Perkotaan, Sri Haryati dan Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Sid Kusuma serta Pak Totok Lusida Tenaga Ahli yang juga Pengembang Senior REI.

Kementerian PKP berharap, melalui pertemuan ini, akan terbangun kesepahaman dan langkah bersama antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor properti. (*)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey