Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid memberikan kunci rumah subsidi secara simbolis kepada para wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). Menteri PKP menyatakan bahwa wartawan sebagai warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama untuk dapat memiliki rumah bersubsidi sehingga dapat bekerja mencari dan menyebarluaskan informasi yang benar kepada masyarakat luas. "Hari ini saya serahkan kunci rumah bersubsidi untuk para wartawan. Kami ingin wartawan juga bisa memiliki rumah subsidi berkualitas yang dibangun oleh pengembang yang bertanggungjawab," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak di ruang kerjanya pada Selasa (6/5/2025) malam. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil didampingi Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Jawa Timur, Ahmad Fauzi dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Lutfil Hakim meminta penjelasan mengenai progam rumah subsidi bagi buruh dan wartawan.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengatakan, permasalahan utama suplai Perumahan adalah harga tanah yang semakin mahal. Untuk itu Pemerintah telah berkomitmen untuk menggunakan tanah negara yang belum termanfaatkan untuk dibangun sebagai hunian untuk rakyat. Wamen Fahri mengatakan harga tanah memakan porsi 30-40 persen dari harga rumah. Menurutnya jika rumah ingin dibuat murah, maka harga tanahnya harus murah juga. "Untik itu tanah seharusnya mendapat subsidi ketimbang kredit perbankan. Subsidi perbankan saat ini bisa mencapai sekitar Rp 30 triliun setiap tahun. Tanah sebagai elemen subsidi daripada pemerintah. Nanti begitu di supply side, di demand side-nya, kita bisa mengatur subsidi lagi, tapi subsidi awalnya sudah masuk di tanah," tutur Wamen Fahri dalam acara 2nd Innovation Summit Southeast Asia' yang digelar oleh Center for Market Educacara di Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Hari ini Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berdiskusi dengan Menteri PANRB Rinj Widyantini guna membahas rencana penyediaan rumah layak huni bagi pegawai Kementerian PANRB. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Kerja Menteri PKP di Wisma Mandiri 2 Lantai 21 pada Senin 5 April 2025 malam tersebut berlangsung hangat dan efektif. Berbagai hal terkait rumah bagi pegawai dibahas supaya mereka bisa memiliki hunian layak sekaligus mendorong semangat kerja untuk melayani masyarakat dengan baik. Selain itu dengan dukungan data dari BPS, Menteri PKP berharap ke depan data yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak sehingga penyaluran bantuan perumahan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran.