Jumat, 22 Mei 2026 40 kali

Wamen Fahri Hamzah: Transformasi Perumahan Nasional Perlukan Sistem Antrean Kepemilikan Perumahan yang Solid"

Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026 — Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menegaskan pentingnya transformasi sistem perumahan nasional melalui mekanisme antrean kepemilikan rumah yang terorganisir dan penguatan kolaborasi antar lembaga negara.

Dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Menara BTN Jakarta, Fahri menjelaskan bahwa konsep perumahan massif telah dirumuskan sejak Kongres Perumahan Rakyat tahun 1950 di Bandung, dengan dua prinsip utama: adanya sistem antrean berbasis tabungan/down payment serta penyediaan suplai perumahan yang terkelola.

Fahri mengusulkan agar Bank Tabungan Negara berperan sebagai pengelola antrean calon pemilik rumah, khususnya hunian vertikal di perkotaan. Menurutnya, sistem antrean akan memperjelas kebutuhan riil pasar perumahan nasional.

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia memiliki potensi besar sebagai penyedia stok lahan untuk dikembangkan sebagai perumahan berkonsep TOD (Transportation Oriented Development)

Ia berharap sinergi BTN dan KAI dapat menjadi langkah strategis mendukung target pembangunan 3 juta rumah sekaligus mentransformasi wajah perkotaan Indonesia.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey