Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang bermukim di kawasan pinggir rel Senen, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PKP menegaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak dan manusiawi bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan tertata. Huntara ini adalah solusi cepat sambil kita siapkan penataan permanen,” ujar Menteri Ara.
Ia mengungkapkan progres pembangunan huntara berjalan sangat baik dan bahkan melampaui ekspektasi.
“Saya memberikan apresiasi kepada BUMN karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero). Progres pembangunan 324 unit huntara ini sangat luar biasa dan cepat, dengan target penyelesaian pada 15 Juni,” tegasnya.
Menteri Ara juga menyoroti beberapa kendala teknis yang tengah ditangani untuk memastikan proyek berjalan optimal.
“Memang ada beberapa hal seperti PDAM, saya akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta. Untuk PLN dan Telkom, akan saya koordinasikan dengan Pak Rosan dan Pak Doni. Ini harus kita selesaikan sebelum 15 Juni,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa hunian yang dibangun tidak hanya cepat, tetapi juga memperhatikan kelayakan dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushola, dan ruang terbuka hijau,” tambahnya.
Menteri Ara juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam percepatan program ini.
“Terima kasih kepada teman-teman BUMN yang telah menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan perumahan rakyat secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
Pembangunan huntara di kawasan Senen ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Melalui langkah ini, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi hunian yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)