Jumat, 27 Februari 2026 54 kali

Jakarta – Dukungan perbankan nasional terhadap Kredit Program Perumahan (KPP) terus menunjukkan tren positif. Hingga periode 1 Januari sampai 26 Februari 2026, Bank Rakyat Indonesia (BRI) tercatat sebagai bank dengan realisasi penyaluran KPP terbesar secara nasional.

Dari total penyaluran KPP sebesar Rp 6,10 triliun, BRI merealisasikan pembiayaan Rp 3,42 triliun kepada 25.909 debitur, atau lebih dari separuh total debitur nasional. Capaian tersebut menunjukkan kontribusi signifikan BRI dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada BRI yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Kredit Program Perumahan. Realisasi yang sangat signifikan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan perbankan berjalan efektif,” ujar Sri Haryati, Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP.

Menurutnya, dukungan aktif perbankan, termasuk BRI, sangat penting untuk meningkatkan capaian penyerapan dan realisasi KPP secara nasional sehingga target pembiayaan perumahan dapat tercapai secara optimal.

Program KPP atau KUR Perumahan ini diperuntukkan bagi UMKM pengembang, kontraktor, dan pedagang bahan bangunan dengan subsidi bunga sebesar 5 persen, plafon pembiayaan hingga Rp 5 miliar dan dapat direvolving sampai dengan Rp 20 miliar. Selain itu, program ini juga menyasar UMKM dari berbagai jenis usaha untuk membeli, membangun, maupun merenovasi rumah yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, dengan suku bunga 6 persen dan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta. (*)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey