Senin, 03 Agustus 2026 79 kali
Bagikan:

Mataram – Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara I terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pelaksanaan Program Bedah Rumah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan Kepala BP3KP Nusa Tenggara I, Hamdan Pare, dengan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, di Kantor Wali Kota Mataram, Senin (3/8).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah di Kota Mataram sekaligus memperkuat koordinasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Pemerintah Kota Mataram dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Hamdan Pare menyampaikan bahwa alokasi Program Bedah Rumah untuk Kota Mataram pada tahun 2026 meningkat dari 570 unit menjadi 764 unit. Peningkatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang lebih layak.

"Kota Mataram saat ini telah memperoleh alokasi 764 unit. Jumlah ini masih bersifat dinamis karena kuota nasional masih terus bergerak hingga target terpenuhi. Apabila usulan dari pemerintah daerah memenuhi persyaratan, sangat memungkinkan adanya penambahan kuota," ujar Hamdan Pare.

Ia menjelaskan, proses pengusulan kini dilakukan melalui Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU) sehingga pendataan calon penerima bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan terintegrasi. Dari total alokasi yang diterima, sebanyak 533 unit telah memasuki tahap pelaksanaan, sementara sisanya masih dalam proses verifikasi administrasi.

Hamdan juga menyampaikan bahwa kebijakan terbaru pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses bantuan. Persyaratan kepemilikan sertifikat tanah kini tidak lagi menjadi syarat utama. Sebagai gantinya, masyarakat dapat menggunakan surat keterangan penguasaan lahan dari pemerintah desa atau kelurahan yang menyatakan lahan tersebut dikuasai dan tidak dalam sengketa. Selain itu, persyaratan keswadayaan yang sebelumnya diberlakukan juga telah disederhanakan.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyambut baik peningkatan alokasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk terus bersinergi dengan Kementerian PKP dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

"Rumah yang layak bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program ini," ujar Mohan Roliskana.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, M. Nazaruddin Fikri, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mataram telah menyiapkan usulan tambahan sebanyak 250 unit. Seluruh usulan didukung data by name by address beserta dokumentasi kondisi rumah sehingga siap untuk diverifikasi apabila pemerintah pusat membuka tambahan kuota.

Melalui koordinasi dan sinergi yang terus diperkuat dengan pemerintah daerah, BP3KP Nusa Tenggara I berkomitmen mengawal pelaksanaan Program Bedah Rumah agar berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, peningkatan alokasi bantuan tersebut mampu mempercepat terwujudnya hunian yang aman, layak, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Mataram.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey