Mataram — Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I (BP3KP NT I) bersama Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan literasi keuangan dan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. (19/08)
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi Keuangan dan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan yang bertempat di Auditorium Raudhah, Lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Mataram. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Bank NTB Syariah dan BP3KP Nusa Tenggara I dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui peningkatan literasi keuangan dan sosialisasi pembiayaan perumahan.
Kepala BP3KP Nusa Tenggara I, Hamdan Pare hadir bersama jajaran BP3KP NT I dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, sebagai bagian dari kolaborasi antara penyelenggara perumahan dan sektor perbankan dalam memperkuat akses pembiayaan perumahan.
Melalui kegiatan literasi keuangan dan sosialisasi pembiayaan perumahan, sinergi kedua pihak diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai akses pembiayaan perumahan. Penguatan literasi menjadi bagian penting agar masyarakat dapat memahami pilihan pembiayaan yang tersedia serta mempertimbangkan pembiayaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
Selain agenda literasi keuangan dan sosialisasi program pembiayaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama Bank NTB Syariah sebagai bank penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan PPK Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman, Akbar Azizul Hakim.
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bentuk konkret kolaborasi antara sektor perbankan dan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program bantuan perumahan. Bank NTB Syariah sebagai bank penyalur diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan BSPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan perumahan di wilayah Nusa Tenggara. Sinergi antara BP3KP NT I dan Bank NTB Syariah diharapkan dapat terus berkembang dalam mendukung perluasan akses pembiayaan maupun pelaksanaan program bantuan perumahan bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah bersama mitra perbankan terus mendorong penguatan ekosistem perumahan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap percepatan penyediaan hunian yang layak sekaligus pencapaian Program 3 Juta Rumah.