news-image
Sabtu, 31 Oktober 2026 44 kali

JAKARTA - Mewujudkan hunian layak bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan membangun fondasi kehidupan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera. Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi Kementerian PKP, Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, serta mitra strategis dalam Program Bedah Rumah di Kampung Boncos, Jakarta Barat. Plt. Dirjen Perumahan Perdesaan Teddy Paul H. Siagian dan Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat Andi Tenri Abeng meninjau langsung para penerima bantuan guna memastikan program berjalan transparan, gratis, dan tepat sasaran. Menariknya, program ini terintegrasi langsung dengan pelayanan kesehatan, sertifikasi tanah gratis bagi MBR, hingga pemberdayaan ekonomi melalui PNM. Sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah arahan Presiden Prabowo Subianto, langkah konkret ini membuktikan bahwa rumah layak adalah hak setiap keluarga untuk tumbuh lebih produktif dan menatap masa depan yan

news-image
Rabu, 02 September 2026 224 kali

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Agama, BP Tapera, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) melaksanakan sosialisasi KPR Sejahtera bagi pegawai Kementerian Agama, Rabu (2/9/2026) di Jakarta. Program ini menawarkan pembiayaan dengan bunga ringan, tenor hingga 40 tahun, serta kemudahan subsidi untuk membuka akses kepemilikan rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau. Langkah tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah. Pemerintah menegaskan komitmen menghadirkan hunian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi fondasi kesejahteraan keluarga Indonesia agar tumbuh lebih sejahtera.

news-image
Senin, 24 Agustus 2026 273 kali

JAKARTA - Balai Warga RW XII di Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, segera direnovasi menjadi ruang publik yang lebih nyaman, aktif, dan fungsional guna mendukung ragam aktivitas masyarakat setempat. Persiapan ini ditandai dengan agenda sosialisasi pada Senin (24/8). Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan bersama jajaran pemerintah dan pelaksana proyek turun berdialog langsung guna menyerap aspirasi serta kebutuhan warga. Warga menaruh harapan besar agar gedung ini kelak bisa mewadahi berbagai kegiatan, mulai dari kesekretariatan, pusat pelatihan, aktivitas Karang Taruna, hingga mengaktifkan kembali PAUD. Penataan panggung, perbaikan lantai, pemenuhan fasilitas, hingga pembuatan area hijau (botanikal) turut menjadi usulan utama.

news-image
Rabu, 12 Agustus 2026 316 kali

Program Bedah Rumah di Kota Surakarta terus dikuatkan melalui koordinasi dan sosialisasi pada 12 Agustus 2026. Pertemuan di Balai Kota Surakarta membahas percepatan penanganan 691 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan verifikasi ketat dan penyiapan calon pengganti. Pemkot Surakarta sendiri telah menangani 9.318 unit RTLH sejak 2011 lewat kolaborasi APBD, APBN/BSPS, DAK, CSR, dan sumber lain. Sosialisasi Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026 menekankan penyederhanaan tahapan, fleksibilitas status tanah, serta gotong royong sebagai bentuk keswadayaan. Dari 691 unit, 203 rumah rampung sementara 488 masih berproses. Pemerintah daerah bersama kecamatan dan kelurahan diminta mempercepat verifikasi dan administrasi agar target tercapai optimal.

news-image
Rabu, 12 Agustus 2026 268 kali

Surakarta, 12 Agustus 2026 — Program Bedah Rumah kembali menghadirkan harapan bagi warga Banjarsari. Dalam kunjungan lapangan di Kelurahan Ketelan, tiga rumah penerima bantuan milik Ibu Sri Pramiyati, Ibu Puji Rahayu, dan Ibu Tri Hastuti telah rampung 100%. Perbaikan meliputi fasad, pintu, jendela, hingga ruang dalam, dengan dukungan swadaya masyarakat hingga puluhan juta rupiah. Selain itu, verifikasi ulang dilakukan terhadap rumah Ibu Sutrisni dan Ibu Sumini di Kelurahan Banyuanyar sesuai Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026. Hasilnya, rumah Ibu Sumini masih membutuhkan perbaikan atap dan plafon, sementara kebutuhan rumah Ibu Sutrisni menunggu hasil verifikasi teknis. Kehadiran pemerintah bersama warga menunjukkan bahwa hunian layak bukan sekadar impian, melainkan hak yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan semangat gotong royong. Program ini menjadi inspirasi nyata bahwa kolaborasi mampu mengubah kehidupan.

news-image
Rabu, 12 Agustus 2026 233 kali

Boyolali, 12 Agustus 2026 — Tim terpadu dipimpin Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan melakukan verifikasi ulang program bedah rumah di Kecamatan Andong dan Desa Bade. Kunjungan menegaskan penerapan Permen PKP No. 6 Tahun 2026 dan menilai kebutuhan nyata warga. Di Andong, rumah Ibu Sufiah yang berlantai tanah dan bocor atap direkomendasikan perbaikan dengan penyesuaian luasan serta pemanfaatan material layak. Ibu Suparmi yang tinggal sendiri membutuhkan perbaikan ventilasi dan atap; solusi disesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Bapak Kasdi, tukang traktor, akan mendapat peningkatan struktur atap dengan optimalisasi material eksisting. Di Desa Bade, rumah Bapak Kamsin telah rampung 100% berkat swadaya sekitar Rp25 juta; Ibu Rutiyem berhasil mengubah rumahnya menjadi hunian permanen lewat bongkar total dan swadaya Rp4 juta. Kunjungan ini menegaskan kolaborasi pemerintah dan masyarakat sebagai kunci mewujudkan rumah layak huni.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey