Kota Bandung, Jawa Barat - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan dari pihak Universitas Katolik Parahyangan sebagai kampus pertama yang melaksanakan Sosialisasi Kredit Program Perumahan. Menurutnya, dukungan dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan agar bisa mengedukasi berbagai kalangan terkait manfaat KUR Perumahan sehingga penyerapannya bisa segera terlaksana.
Sejumlah pengembang rumah bersubsidi serta pemilik toko material bangunan di wilayah Jawa Barat mengaku siap memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk meningkatkan usahanya sekaligus mendukung program pembangunan perumahan bagi masyarakat. Mereka menilai adanya subsidi suku bunga pemerintah sebesar 5 persen sangat membantu dan bermanfaat sekali karena membuat suku bunga pinjaman modal menjadi lebih rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sebanyak 3.000 orang yang berasal dari ekosistem perumahan mulai dari perwakilan pemerintah kabupaten/ kota, pengembang perumahan, perbankan, pemilik toko bangunan hingga masyarakat umum yang termasuk UMKM mengikuti Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Sabuga ITB, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025). "Saya sudah hadir di beberapa Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan kegiatan di Provinsi Jawa Barat ini adalah yang paling besar dan paling banyak pesertanya. Saya senang ekosistem perumahan di Jawa Barat ini sangat baik dan jumlah rumah subsidinya juga paling banyak di Indonesia," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Kredit Program Perumahan.
Dalam situasi keamanan dalam negeri Qatar yang sedang tidak baik, melalui Al Qilaa bekerja sama dengan KAI dan Danantara pencanangan Pra Kerjasama telah dilaksanakan di kawasan Kampung Bandan, Kemayoran, Jakarta pada hari Rabu (17/09). Hal ini menunjukkan komitmen Qatar untuk terus bersama Indonesia dalam menyediakan rumah layak berkualitas untuk masyarakat.