Pekanbaru - BP2P Sumatera III saat ini sudah melewati 3 tahapan dalam penilaian, dan termasuk salah satu dari unit kerja Kementerian PUPR yang diusulkan menuju WBK/WBBM tahun 2024 yang telah diumumkan Lulus seleksi administrasi dan direncanakan akan dilakukan Desk Evaluasi Virtual oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Dalam rangka persiapan pelaksanaan Desk Evaluasi Virtual oleh TPN, Inspektur VI, Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR selaku Ketua Tim Sekretariat TPI, menyelenggarakan simulasi paparan dan wawancara virtual. Sesi paparan BP2P Sumatera III disampaikan oleh Plh. Kepala BP2P Sumatera III, Bapak Heby Rakasiwi, ST., MT..
Teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) merupakan inovasi di bidang konstruksi yang dirancang untuk menghasilkan rumah yang cepat dibangun, tahan gempa, dan terjangkau. Teknologi ini menggunakan sistem modular, di mana komponen-komponen rumah, seperti balok dan kolom, dibuat dalam bentuk pracetak di pabrik dan kemudian dirakit di lokasi pembangunan. Desain modular memungkinkan rumah dibangun dengan cepat tanpa membutuhkan banyak pekerja terampil atau alat berat.
Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi sudah menjadi kewajiban bagi semua yang bekerja di bidang Konstruksi. Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, dalam sambutannya diacara Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Secara On-Site pada Pembangunan Rumah Susun Politeknik Pariwisata Kota Batam menyampaikan "dengan diselenggarakannya Uji sertifikasi ini, dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat atau kompeten guna memenuhi amanat undang undang tersebut dan menambah jumlah Tenaga Kerja Konstruksi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan saat ini terutama di Provinsi Kepri.". Dalam kegiatan tersebut turut hadir menjadi narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Budianto, S.T., M.M. dan Meutia Nadhifa, ST.
Tema peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas ke-16) tahun 2024 adalah "Digitalisasi Perumahan." , Tema ini bertujuan untuk dapat memberi dorongan bagi semua stakeholder perumahan dalam efisiensi penyelenggaraan perumahan dan mendukung kemudahan akses melalui sinergi platform digital yang merangkum proses bisnis perumahan, serta mengakomodasi inovasi dan ide–ide cemerlang dalam penyediaan perumahan di masa mendatang. Kemudian, Iwan juga menekankan bahwa selama dua tahun terakhir, peringatan Hapernas senantiasa menekankan tema kolaborasi, dengan mendorong inisiasi serta kerja sama semua pihak untuk memastikan bahwa infrastruktur perumahan menjadi hal penting bagi kehidupan masyarakat. Digitalisasi perumahan kedepan diperlukan untuk melaksanakan pemetaaan data geospasial yang lebih komprehensif, meliputi data kondisi maupun sebaran lokasi RTLH serta backlog yang lebih akurat dan akuntabel.