Semakin banyak masyarakat Jawa Tengah yang berkesempatan tinggal di rumah yang lebih layak. Pada Tahun Anggaran 2026, alokasi Program Bedah Rumah (BSPS) meningkat signifikan menjadi 34.712 unit, naik 460,86% dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 7.532 unit. Peningkatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
Di Kota Semarang, pelaksanaan Bedah Rumah untuk aspirasi Anggota DPR RI juga terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Dari 614 unit yang dialokasikan, 501 unit telah memasuki tahap pembangunan 30–100%, 85 unit berada pada progres 30%, dan 28 unit masih dalam tahap awal 0–30%. Artinya, ratusan keluarga kini semakin dekat dengan impian memiliki rumah yang aman, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Selain mempercepat pembangunan, BP3KP Jawa III berkomitmen menjaga pelaksanaan Bedah Rumah agar berjalan bersih, akuntabel, dan transparan. Program Bedah Rumah sepenuhnya gratis. Tidak ada biaya administrasi, uang terima kasih, maupun potongan bantuan dalam bentuk apa pun. Apabila masyarakat menemukan adanya permintaan uang atau dugaan penyimpangan selama pelaksanaan program, segera laporkan melalui BENAR-PKP (Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah untuk Perlindungan Konsumen Perumahan) melalui WhatsApp di 0812-88888-911.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Serah Terima BSPS Kota Semarang yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Gedung Graha Sari, Gayamsari, Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Mochamad Herviano Widyatama, S.Sos., M.M., Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Krisseptiana Hendar Prihadi, S.H., M.M., serta Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M.