Selasa, 07 April 2026 6 kali

Jakarta, 7 April 2026 — Dalam proses penyusunan kebijakan, perspektif dari pelaku di lapangan menjadi salah satu elemen penting. Hal ini tercermin dalam kegiatan knowledge sharing yang mempertemukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Colliers Indonesia untuk mendiskusikan praktik pengelolaan rumah susun milik dan perumahan tapak di Indonesia.

Pertemuan ini berlangsung sebagai ruang pertukaran informasi dan pengalaman, khususnya terkait dinamika pengelolaan hunian, baik vertikal maupun horizontal. Berbagai sudut pandang dibahas, mulai dari aspek pengelolaan operasional, hubungan antar pemangku kepentingan, hingga tantangan yang kerap muncul dalam praktik di lapangan.

Melalui diskusi ini, para peserta tidak hanya memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai praktik yang berjalan, tetapi juga mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperkuat dalam kerangka regulasi. Masukan yang dihimpun menjadi bagian penting dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Menteri terkait Pembinaan Pelaku Usaha serta Pengelolaan Perumahan.

Pendekatan berbasis dialog ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan implementatif, sejalan dengan kebutuhan sektor perumahan yang terus berkembang. Selain itu, keterlibatan pihak eksternal juga memperkaya sudut pandang dalam merumuskan aturan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga relevan dengan kondisi nyata di lapangan.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey