Jakarta – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Senin (30/9). Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis terkait penataan permukiman sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Dalam paparannya, Wamen PKP menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai skema inovatif, mulai dari program renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, penataan kawasan pesisir dan kumuh, hingga pengembangan hunian vertikal berbasis konsolidasi tanah. Seluruh skema ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal, tetapi juga memberikan efek berganda (multiplier effect) berupa penciptaan lapangan kerja sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Jakarta - Program perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menunjukkan capaian yang menggembirakan hingga akhir September 2025. Berdasarkan data per 26 September 2025, penyaluran rumah subsidi terus berjalan masif di berbagai provinsi, kabupaten/kota, bank penyalur, hingga asosiasi pengembang, yang membuktikan kolaborasi seluruh ekosistem perumahan berjalan efektif. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata hadirnya negara di tengah rakyat. “Rumah subsidi adalah karpet merah untuk rakyat. Program ini bukan hanya memberi rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di daerah,” uja Menteri Ara.
Jakarta – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengusung tema “Semakin Melayani”, di Jakarta, Senin (29/9). Kehadiran Wamen Fahri menjadi wujud dukungan Kementerian PKP terhadap peran strategis KAI sebagai penyedia transportasi publik nasional yang telah hadir selama delapan dekade.
Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan sektor perumahan memiliki peran strategis sebagai motor pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri penyerahan 26.000 unit rumah subsidi FLPP di Bogor, Senin (29/9). “Perumahan itu bisa dan selalu menjadi motor dari pertumbuhan ekonomi, motor dari pembangunan ekonomi. Karena itu, kita kasih target yang sangat tinggi, 3 juta rumah,” ujar Presiden Prabowo.