news-image
Selasa, 19 Mei 2026 509 kali

Mataram – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bintaro yang berlokasi di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/05/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian, fasilitas kawasan, serta kenyamanan masyarakat penghuni rusun yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

news-image
Selasa, 19 Mei 2026 396 kali

Lombok Barat, — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun ASN Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di Jl. TGH. Faesal No.555, Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hunian vertikal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meninjau pelayanan publik di lingkungan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara 1. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi jajaran kantor pusat Kementerian PKP serta Kepala BP3KP Nusa Tenggara 1 beserta jajaran.

news-image
Senin, 18 Mei 2026 746 kali

Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI melakukan sinergi program bersama Kementerian Kebudayaan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi pekerja seni serta revitalisasi rumah adat sebagai bagian dari pelestarian budaya nasional. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengintegrasikan pembangunan perumahan dengan pelestarian budaya dan penguatan ekosistem seni di Indonesia, Senin (18/5/2026). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa program perumahan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menjaga identitas budaya bangsa. “Kita ingin pembangunan perumahan tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal. Rumah adat dan para pekerja seni juga harus mendapatkan perhatian negara,” ujar Menteri Ara.

news-image
Senin, 18 Mei 2026 2549 kali

Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan pertemuan bersama para ketua umum asosiasi pengembang perumahan untuk membahas sejumlah kebijakan strategis sektor perumahan, termasuk rencana penerapan program penanaman satu pohon untuk satu rumah subsidi serta tindak lanjut arahan Presiden terkait tenor cicilan rumah subsidi hingga 40 tahun. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kolaborasi dengan para pengembang dalam menghadirkan perumahan yang terjangkau, berkualitas, dan ramah lingkungan bagi masyarakat, Senin (18/5/2026). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa pembangunan perumahan ke depan harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. “Kami ingin pembangunan perumahan tidak hanya fokus pada jumlah rumah, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan. Karena itu kami sedang membahas aturan penanaman satu pohon untuk satu rumah, baik rumah subsidi maupun rumah komersial,” ujar Menteri

news-image
Minggu, 17 Mei 2026 459 kali

Bandung — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bertemu dengan Kepala Balai Jawa II beserta jajaran di Bandung, Minggu (17/5/2026), guna membahas progres pelaksanaan berbagai program perumahan di Provinsi Jawa Barat. Pertemuan tersebut membahas progres sejumlah program strategis Kementerian PKP di Jawa Barat, mulai dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), hingga Kredit Program Perumahan (KPP).

news-image
Kamis, 14 Mei 2026 181 kali

Sumbawa — Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah kembali mengunjungi Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (14/05/2026) — kunjungan keduanya sejak kebakaran menghanguskan Desa Kalimango pada 21 Maret lalu. Bencana itu melahap 30 unit rumah dan berdampak pada 21 kepala keluarga lain. Fahri melaporkan progres Hunian Sementara (Huntara): dari 30 unit yang direncanakan, satu sudah selesai dan ditempati, dua lagi siap dalam tiga hari ke depan, dan seluruhnya ditargetkan rampung dalam dua bulan.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey