Bagikan: Denpasar, 25 September 2026 – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman menyelenggarakan Kegiatan Penajaman Program Bedah Rumah pada 24–25 September 2026 di Denpasar, Bali. Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat penyelenggaraan Program Bedah Rumah agar pelaksanaannya semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kementerian Keuangan, Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Balai P3KP) Nusa Tenggara I, serta Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali.Dalam pembahasan, peserta membahas berbagai aspek strategis penyelenggaraan Program Bedah Rumah, termasuk kebijakan dan strategi melalui Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Permen PKP) Nomor 6 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan program.Selain itu, pembahasan mencakup implementasi Program Bedah Rumah di Provinsi Bali serta kontribusinya terhadap pencapaian target pembangunan perumahan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Aspek kebijakan penganggaran dan efisiensi belanja pemerintah pusat juga menjadi bagian dari penajaman untuk mendukung pelaksanaan program secara efektif.Untuk memperoleh gambaran kondisi secara langsung, peserta turut melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Program Bedah Rumah di Provinsi Bali. Kunjungan tersebut menjadi bahan untuk melihat pelaksanaan program di lapangan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyempurnaan penyelenggaraan program ke depan.Melalui sinergi antara kebijakan, perencanaan, penganggaran, dan implementasi di lapangan, penajaman Program Bedah Rumah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program sekaligus mendukung terwujudnya hunian yang lebih layak bagi masyarakat.