Rabu, 14 Januari 2026 22 kali

Balai P3KP Nusa Tenggara I Perkuat Kolaborasi CSR Dukung Program Tiga Juta Rumah

Lombok Barat – Balai P3KP Nusa Tenggara I menggelar Rapat Koordinasi Dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) Dunia Usaha terhadap Program Tiga Juta Rumah, bertempat di Kantor Balai P3KP Nusa Tenggara I, Lombok Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai P3KP Nusa Tenggara I ini dihadiri oleh perwakilan berbagai unsur dunia usaha dan pemangku kepentingan, antara lain PT Telkom Indonesia, perbankan nasional dan daerah, PT PLN (Persero), Angkasa Pura Indonesia, media, serta Forum CSR NTB, bersama jajaran internal Balai P3KP Nusa Tenggara I.

Dalam paparannya, disampaikan bahwa Program Tiga Juta Rumah merupakan Program Strategis Nasional yang membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dunia usaha dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak huni, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Paparan juga mencakup landasan hukum pelaksanaan CSR, kondisi backlog perumahan dan rumah tidak layak huni (RTLH), mekanisme dukungan CSR di sektor perumahan, serta sebaran program CSR perumahan di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ditekankan pula perubahan paradigma CSR dari pendekatan charity menuju pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkelanjutan.

Melalui diskusi dan tanya jawab, dunia usaha menyampaikan perlunya kejelasan peran Balai P3KP sebagai fasilitator, termasuk mekanisme penentuan lokasi dan bentuk dukungan CSR. Menanggapi hal tersebut, Balai P3KP menjelaskan bahwa fokus utama program diarahkan pada peningkatan kualitas RTLH dan pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang benar-benar tidak memiliki daya akses, dengan memperhatikan aspek legalitas lahan dan basis data by name by address yang telah diverifikasi.

Sejumlah perwakilan badan usaha juga menekankan pentingnya keberlanjutan program, termasuk keterkaitan dengan penghidupan masyarakat, penguatan UMKM, serta penataan kawasan. Oleh karena itu, kolaborasi terintegrasi antara CSR, APBN, pemerintah daerah, dan swadaya masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program.

Sebagai tindak lanjut, Balai P3KP Nusa Tenggara I akan menyiapkan proposal program CSR perumahan yang lebih rinci. Dunia usaha diberikan fleksibilitas untuk menentukan bentuk dan lokasi dukungan CSR sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan, serta akan dilakukan pertemuan lanjutan untuk pendalaman teknis dan penetapan mekanisme kerja sama.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, diharapkan target Program Tiga Juta Rumah dapat tercapai secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey