Upaya mewujudkan hunian layak tidak dapat berdiri sendiri. Hal ini menjadi semangat dalam kegiatan Diseminasi Integrasi Hunian Layak dan Ketahanan Air Bersih Berbasis Komunitas yang dilaksanakan pada 31 Maret 2026 di Aula Kantor Bupati Gunungkidul, DIY. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Habitat for Humanity Indonesia dan menghadirkan berbagai pihak untuk berbagi praktik baik dari Kabupaten Bogor, Gresik, dan Gunungkidul dalam mengintegrasikan pembangunan hunian, air bersih, dan sanitasi sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.
Kementerian PKP yang diwakili oleh Bapak Heby Rakasiwi, S.T., M.T. selaku Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Peningkatan Kualitas Perumahan Perdesaan dan Bapak Ir. Aldino Herupriawan, S.T. , M.T. selaku Kepala BP3KP Jawa III. Bapak Heby dalam paparannya menegaskan bahwa hunian layak, akses air bersih, dan sanitasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029 yang menempatkan pemenuhan hunian layak sebagai prioritas pembangunan. Melalui berbagai program seperti BSPS, rumah susun, rumah khusus, serta dukungan pembiayaan seperti FLPP dan KUR Perumahan, pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Habitat for Humanity Indonesia yang telah berpengalaman lebih dari 27 tahun turut menyampaikan bahwa intervensi perumahan memberikan dampak hingga 53%, dan dapat meningkat menjadi 75% jika terintegrasi dengan layanan lain. Kunci keberhasilan program terletak pada integrasi layanan yang didukung kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan data terpadu seperti DTSEN agar bantuan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin serta berharap praktik baik di Kapanewon Nglipar dapat direplikasi ke wilayah lain. Dengan pendekatan pembangunan HITS (Holistic, Integrative, dan Sustainable), serta dukungan kebijakan seperti PBG bagi MBR, Gunungkidul menunjukkan komitmen dalam pembangunan yang berkelanjutan. Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas diharapkan terus diperkuat untuk menghadirkan hunian yang layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.