Rabu, 29 April 2026 20 kali

Maluku Tengah, Kompu – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku, Bapak Pither Pakabu, S.T., M.Si bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku menghadiri agenda kegiatan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Ibu Maya Baby Lewerissa, dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan dalam Pekan Posyandu yang dihadiri oleh masyarakat Desa Waai bersama anak-anak serta para kader Posyandu. Momentum Hari Posyandu Nasional tahun ini mengusung semangat transformasi Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu SPM Kesehatan, SPM Pendidikan, SPM Sosial, SPM Pekerjaan Umum, SPM Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), serta SPM Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat, sektor perumahan dan permukiman menjadi perhatian penting dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Maluku menyerahkan secara simbolis bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 kepada warga Desa Waai.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ibu Maya Baby Lewerissa, menyampaikan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang lebih luas dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Transformasi Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, termasuk dalam hal perumahan dan permukiman. Rumah yang layak adalah fondasi utama bagi keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, penyerahan bantuan BSPS ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima serta menjadi motivasi untuk terus menjaga lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman.

Sementara itu, Kepala BP3KP Maluku, Bapak Pither Pakabu, S.T., M.Si, menyampaikan bahwa Program BSPS merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak huni melalui pola swadaya.

“Program BSPS bukan sekadar bantuan fisik pembangunan rumah, tetapi merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat agar memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak. Kami terus berkomitmen mendukung percepatan penyediaan perumahan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Maluku, agar selaras dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Pither.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TP PKK, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program-program perumahan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Penyerahan rumah BSPS tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga melalui pemenuhan standar pelayanan dasar di bidang perumahan.

Melalui momentum Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat semakin kuat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan hunian layak dan lingkungan permukiman yang berkelanjutan. (RR)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey