Selasa, 03 Maret 2026 56 kali

Ambon,Kompu – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menghadiri kegiatan Pembekalan Koordinator Kabupaten/Kota (Korkab) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diinisiasi oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Maluku bertempat di Hotel Zest Kota Ambon, Selasa (3/3/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku bapak Pither Pakabu,S.T.,M.Si, Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku bapak Muhammad Abdullah,S.T berserta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Program BSPS berjalan tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu di seluruh wilayah Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Program BSPS merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dalam rangka mengentaskan rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan stimulan pembangunan fisik rumah, melainkan bagian dari kebijakan negara untuk memastikan setiap warga negara memiliki akses terhadap hunian yang layak, sehat, dan aman.

“Program BSPS adalah instrumen nyata negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tentang harkat dan martabat keluarga. Dari rumah yang layak akan lahir keluarga yang sehat, anak-anak yang tumbuh dengan baik, serta masyarakat yang lebih produktif,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan bahwa tantangan geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan membutuhkan pendekatan kerja yang adaptif, kolaboratif, dan solutif. Oleh karena itu, peran TFL dan Korkab menjadi sangat vital sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Gubernur berharap seluruh pendamping mampu memastikan bantuan tepat sasaran, tepat mutu, serta sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Selain menegaskan pentingnya substansi program, Gubernur juga mengingatkan seluruh tim pelaksana agar senantiasa bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari verifikasi data, pendampingan pembangunan, hingga pelaporan.

“Saya meminta seluruh Korkab dan TFL untuk menjaga komitmen dan integritas. Laksanakan tugas sesuai SOP yang telah ditetapkan. Hindari segala bentuk penyimpangan, sekecil apa pun. Pastikan setiap proses berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum,” tegasnya.

Menurut Gubernur, kepatuhan terhadap aturan tidak hanya melindungi program dari potensi permasalahan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ia menekankan bahwa keberhasilan BSPS sangat bergantung pada kedisiplinan, ketelitian, serta komitmen seluruh tim pendamping di lapangan.

Di akhir arahannya, Gubernur memberikan motivasi khusus kepada para TFL dan Koordinator Kabupaten/Kota agar tetap semangat menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam pengentasan rumah tidak layak huni di Provinsi Maluku. Ia mengajak seluruh pendamping untuk bekerja dengan hati, penuh empati, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat penerima bantuan.

“Jadilah pendamping yang hadir bukan hanya sebagai pengawas teknis, tetapi sebagai sahabat masyarakat. Rangkul para penerima bantuan, bantu mereka memahami setiap tahapan pembangunan. Gunakan bahasa sehari-hari masyarakat Maluku agar pesan yang disampaikan mudah dipahami. Ketika masyarakat mengerti, mereka akan mampu membangun dengan baik dan hasilnya pun akan berkualitas,” pesannya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat. Ia berharap para TFL dan Korkab dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat gotong royong dan kemandirian dalam setiap pelaksanaan pembangunan rumah swadaya.

Kehadiran dan motivasi yang diberikan langsung oleh Gubernur Maluku dalam kegiatan ini menjadi salah satu tonggak sejarah dalam pelaksanaan Program BSPS di Maluku. Mengingat selama pembekalan Program BSPS dijalankan, baru pertama kali Gubernur Maluku menyempatkan diri untuk hadir secara langsung di tengah para Korkab dan TFL. Momentum tersebut menjadi suntikan semangat dan motivasi yang tinggi bagi seluruh tim dalam menyukseskan pelaksanaan Program BSPS, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Maluku. (RR)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey