Jakarta — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyelenggarakan Rapat Persiapan Perencanaan Teknis (Rentek) pembangunan 2.200 unit rumah di Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan perencanaan dilaksanakan secara matang, terintegrasi, dan tepat sasaran dalam mendukung percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.Rapat tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, dan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan sebagai wujud penguatan sinergi lintas unit kerja dalam mendukung pelaksanaan pembangunan perumahan di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan akses.Dalam rapat, berbagai aspek strategis dibahas, antara lain percepatan penyusunan regulasi sebagai payung hukum pelaksanaan kegiatan, penetapan struktur pelaksana, serta pemilihan skema perencanaan yang dinilai lebih efisien dari sisi waktu dan proses. Pendekatan ini diperlukan untuk memastikan target pembangunan dapat tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lokal sebagai bagian dari dukungan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Validasi data calon penerima manfaat melalui basis data terpadu (by name by address/BNBA) serta penyiapan titik koordinat menjadi perhatian sebagai dasar perencanaan teknis dan penganggaran yang akurat. Di samping itu, kondisi geografis wilayah dan status lahan turut menjadi fokus pembahasan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra strategis, pembangunan 2.200 unit rumah di Provinsi Papua Pegunungan diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas akses hunian layak, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pegunungan Papua.