Bagikan: Dampingi Kunjungan Kerja Komisi V ke kawasan TOD Rusun Samesta Pondok CinaPondok Cina, Depok, Jumat (22/5), guna meninjau capaian pembangunan hunian vertikal berbasis transportasi publik. Proyek TOD Pondok Cina yang berdiri di atas lahan seluas 27.706 m² ini telah membangun dua tower berkapasitas 940 unit. Kawasan ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mendukung mobilitas masyarakat pengguna KRL, dengan Stasiun Pondok Cina melayani sekitar 20 ribu penumpang per hari.Dalam pembahasan, Komisi V DPR RI menyoroti pentingnya sinkronisasi lintas sektor, kepastian regulasi, tata ruang, hingga aspek keselamatan bangunan gedung tinggi. Selain itu, perhatian juga diberikan pada mekanisme subsidi silang agar hunian tetap tepat sasaran bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), bukan spekulan.Kunjungan ini turut dihadiri Kementerian PKP, Kementerian Perhubungan, PT KAI, Perumnas, dan Pemerintah Kota Depok sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam mendorong pengembangan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan perkotaan"Komisi V DPR RI perlu memastikan bahwa pengembangan Transit Oriented Development (TOD) benar-benar berpihak kepada masyarakat pekerja urban dan pengguna transportasi publik, bukan justru didominasi oleh investor maupun spekulan properti,” ujar Syauqi kepada Parlementaria usai peninjauan.Lebih lanjut, Syauqie menegaskan bahwa jangan sampai pembangunan TOD tidak berpihak kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah. "Karena dalam praktiknya, kadang rumah rakyat lebih cepat dimiliki orang yang bahkan sudah punya beberapa rumah lain. Sebuah ironi perkotaan yang cukup rajin terulang di negeri ini," tambahnya.Politisi Fraksi PAN tersebut menjelaskan bahwa pembangunan Transit Oriented Development (TOD) merupakan bagian dari transformasi tata kota dan pola mobilitas masyarakat perkotaan menuju penggunaan transportasi publik yang lebih terintegrasi dan efisien."Kami juga ingin mengetahui sejauh mana efektivitas rumah susun TOD Pondok Cina dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, meningkatkan penggunaan transportasi publik, serta mendukung pengurangan kemacetan dan emisi perkotaan di kawasan Jabodetabek," jelasnya.