Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Rini Dyah Mawarty, S.T., M.T., menghadiri kegiatan penyaluran rumah subsidi melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Perumahan New Bukit Tentrem, Kabupaten Bantul, Jumat (5/6). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).Dalam kesempatan tersebut, BP Tapera menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong kemudahan akses pembiayaan perumahan, termasuk bagi masyarakat dengan penghasilan tidak tetap. Melalui skema KPR FLPP, masyarakat dapat memiliki rumah dengan cicilan terjangkau, uang muka mulai dari 1 persen, dukungan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta, serta berbagai insentif lainnya yang meringankan beban pembelian rumah pertama.Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah, BP Tapera, perbankan penyalur, dan pengembang dalam menyediakan hunian yang berkualitas bagi masyarakat. Selain memperluas akses pembiayaan, kualitas pembangunan rumah subsidi juga menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat menikmati hunian yang aman, nyaman, dan layak huni.Melalui Program FLPP, semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan perumahan yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.