Setelah melaksanakan rangkaian seleksi perekrutan Koordinator Kabupaten/Kota (Korkab/Kot) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), akhirnya 57 peserta telah terjaring menjadi Korkab/Kota dan TFL untuk 1.265 unit dampingan dari berbagai kabupaten atau kota yang ada di Kalimantan Selatan.
Demi mewujudkan pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 tepat waktu, tepat sasaran, tepat penggunaan, dan akuntabel, 57 peserta tersebut mengikuti pembekalan Korkab/Kota dan TFL di Banjarmasin Kamis, 5 Maret 2025.
Kepala Balai P3KP Kalimantan II Mustofa Otfan, dalam sambutannya mengatakan, pentingnya integritas dan sinergitas antar pihak agar pelaksanaan BSPS 2026 berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Keberhasilan BSPS sangat ditentukan oleh kualitas pendampingan. TFL dan Korkab/Kot harus hadir bukan hanya sebagai fasilitator teknis, tetapi sebagai pendamping sosial yang memastikan bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Kepala Satker PKP Kalsel Mohamad Radjiman Ododay mengatakan, pentingnya peran Korkab/Kot dan TFL sebagai ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.
Dengan pembekalan ini, para Korkab/Kot dan TFL diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif, integritas yang kuat, serta kesiapan teknis dalam mendampingi masyarakat penerima bantuan.
Pihak panitia seleksi mengatakan,
57 Korkab/Kot dan TFL yang mendapatkan pembekalan, didasari oleh alokasi kuota penerima BSPS di masing-masing kabupaten/kota yang telah terbit, dari 3.900 unit anggaran yg sudah tersedia, baru 1.265 unit yang sudah ada perintah pelaksanaan dari pusat.
Selanjutnya, akan ada proses perekrutan yang akan dilanjutkan kembali untuk mendampingi sisa alokasi yang belum mendapat perintah pelaksanaan. Namun, hal tersebut tergantung dari alokasi jumlah penerima BSPS di kabupaten/kota lainnya yang ada di Kalsel.