Selasa, 03 Maret 2026 9 kali

Kunjungan dan koordinasi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pelaksanaan program perumahan dan penanganan permukiman Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rombongan Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, S.E., M.M., yang didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sabu Raijua, Amos Ndolu Eoh, S.H., beserta jajaran, diterima langsung oleh Kepala Balai P3KP Nusa Tenggara II, Soemin Kase, S.T., M.Si., di Kantor Balai P3KP Nusa Tenggara II.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026. Program BSPS difokuskan pada peningkatan kualitas rumah tidak layak huni melalui pendekatan swadaya masyarakat, sehingga mampu menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak huni.

Selain itu, penanganan kawasan kumuh diarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman melalui perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan kawasan permukiman yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

Koordinasi ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hunian yang layak dan lingkungan yang tertata menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sabu Raijua.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey