BP3KP Sumatera II menggelar rapat peningkatan layanan Klinik PKP bersama perwakilan direktorat terkait sebagai bagian dari evaluasi dan penyusunan strategi pengembangan layanan Tahun Anggaran 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan sosialisasi, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta pengembangan layanan digital guna meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi, konsultasi, dan pendampingan di bidang perumahan dan kawasan permukiman.
BP3KP Sumatera II bersama Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman melakukan kunjungan dan dialog bersama penghuni Rusunawa Seruwai untuk meninjau kondisi hunian serta menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian informasi mengenai program perumahan pemerintah, termasuk akses rumah subsidi melalui skema FLPP bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
BP3KP Sumatera II bersama Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman menggelar diskusi dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Klinik PKP. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan perumahan sekaligus mendorong inovasi melalui pemanfaatan sumber daya akademik perguruan tinggi.
BP3KP Sumatera II bersama Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman menggelar diskusi dengan Universitas Negeri Medan untuk memperkuat pengembangan layanan Klinik PKP. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan perumahan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong inovasi melalui sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman BP3KP Masa Bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan.
BP3KP Sumatera II menggelar Rapat Konsolidasi Internal Evaluasi Kinerja untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program di seluruh unit kerja serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi. Melalui forum ini, dirumuskan langkah-langkah strategis guna memperkuat koordinasi dan memastikan program penyediaan perumahan dan kawasan permukiman berjalan secara optimal.