Monitoring dan Evaluasi Kesiapan Pembangunan Huntap di Sumatera Utara untuk Mewujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Berita
Medan - Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera Utara, Tim Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi melalui kunjungan kerja ke Sumatera Utara.
Kegiatan diawali dengan pertemuan persiapan dan inventarisasi data yang dilaksanakan di Kantor Balai P3KP Sumatera II. Pertemuan tersebut menjadi wadah koordinasi untuk menyampaikan informasi serta perkembangan terkait persiapan pembangunan Huntap, termasuk kesiapan lahan, rencana pembangunan, dukungan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), serta berbagai aspek yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai P3KP Sumatera II, Rizaldi Andi Atjo, S.T., M.T., menyampaikan dukungan penuh dalam penyediaan informasi yang dibutuhkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia sebagai bagian dari proses monitoring dan evaluasi pembangunan Huntap.
Setelah kegiatan koordinasi dan inventarisasi data, Tim Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI bersama Balai P3KP Sumatera II dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat melaksanakan tinjauan lapangan ke lokasi rencana pembangunan Huntap di Kabupaten Langkat.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan lokasi pembangunan, sekaligus menghimpun informasi terkait pelaksanaan pembangunan serta potensi kendala yang perlu menjadi perhatian dalam proses persiapan maupun pelaksanaan di lapangan.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan Huntap dapat dipersiapkan secara optimal. Aspek yang menjadi perhatian mencakup status dan kelayakan lahan, kesiapan akses menuju lokasi, dukungan PSU, pengadaan serta rantai pasok material, rencana pelaksanaan pembangunan, progres fisik, hingga peluang pembangunan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait, diharapkan proses pembangunan Huntap di Sumatera Utara dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung penyediaan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Balai P3KP Sumatera II terus mendukung upaya percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari komitmen dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan. Melalui perencanaan yang matang dan koordinasi yang berkelanjutan, pembangunan Huntap diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan mandiri.