Bekasi, 27 Januari 2026 – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, Kementerian PKP menyampaikan sosialisasi rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Hari Rubiyanto, serta Direktur Pembiayaan Perumahan Perkotaan Bukhari Sirait. Turut mendampingi, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan sinergi perencanaan, pembiayaan, serta kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung pembangunan rusun subsidi tersebut.Dalam sambutannya, Sri Haryati menegaskan bahwa pembangunan rumah susun subsidi di wilayah Cikarang merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian ASN yang terus meningkat, khususnya di kawasan penyangga Ibu Kota dan pusat pertumbuhan industri seperti Kabupaten Bekasi. Menurutnya, penyediaan hunian vertikal menjadi solusi efektif di tengah keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah, sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan.“Kehadiran rusun subsidi ini diharapkan tidak hanya memberikan akses hunian yang terjangkau, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ASN sehingga dapat bekerja lebih fokus dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sri Haryati. Ia menambahkan, hunian yang layak, aman, dan nyaman merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan produktivitas dan motivasi aparatur pemerintah daerah.Rumah susun subsidi ini dirancang untuk masyarakat berpenghasilan di bawah Rp14 juta per bulan bagi keluarga dan di bawah Rp12 juta per bulan bagi individu yang belum menikah. Skema pembiayaan yang digunakan akan disesuaikan dengan ketentuan rumah subsidi, sehingga cicilan tetap terjangkau dan tidak memberatkan ASN. Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai insentif kepada pengembang, seperti kemudahan perizinan, pengurangan tarif asuransi, serta dukungan penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) guna mempercepat realisasi pembangunan.Pihak pengembang bersama pemerintah memastikan bahwa kawasan rusun akan dikelola dengan baik, memenuhi standar kelayakan huni, memiliki sistem drainase yang memadai, serta didukung fasilitas umum dan sosial yang menunjang kebutuhan penghuni. Aspek keamanan, kenyamanan, serta aksesibilitas menuju pusat pemerintahan dan kawasan kerja ASN juga menjadi perhatian utama dalam perencanaan proyek ini.Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasinya atas dukungan Kementerian PKP dalam menghadirkan solusi hunian bagi ASN di wilayahnya. Pemerintah Kabupaten Bekasi, menurutnya, siap mendukung penuh proses perizinan, koordinasi lintas perangkat daerah, serta pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, pembangunan rumah susun subsidi di Meikarta diharapkan menjadi model sinergi yang dapat direplikasi di daerah lain. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat serta mewujudkan pembangunan wilayah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. #RumahUntukRakyat #KementerianPKP #GotongRoyongPKP #DitjenPerumahanPerkotaan #3JutaRumah