Jakarta, 24 Februari 2026 — Ditjen Perumahan Perkotaan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kawasan permukiman perkotaan melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada fisik hunian, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran dalam kegiatan sosialisasi pengembangan UMKM di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Bidang Internal dan Penjadwalan, perwakilan PT. PMN, Ladies Banker Indonesia, serta Suku Dinas UMKM Jakarta Pusat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis kawasan.Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM setempat, sekaligus mempersiapkan kawasan Menteng Tenggulun menjadi kampung kuliner yang tertata, produktif, dan memiliki daya tarik ekonomi. Dalam tahap awal, terdapat 23 unit UMKM yang menjadi target penataan dan renovasi. Renovasi ini tidak hanya mencakup perbaikan sarana usaha, tetapi juga penataan visual kawasan, peningkatan kebersihan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung.Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata kawasan permukiman secara menyeluruh. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian yang layak, tetapi juga pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat agar mampu mandiri dan berkelanjutan. Dengan penguatan UMKM, diharapkan kawasan Menteng Tenggulun dapat berkembang menjadi pusat kuliner lokal yang mampu menarik kunjungan masyarakat luas sekaligus meningkatkan pendapatan warga.Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan penataan kawasan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonominya.“Kita secara bersama-sama akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM di kawasan Menteng Tenggulun agar mampu mengembangkan usahanya. Harapannya, warga tidak hanya memiliki hunian yang layak, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha yang berdaya saing,” ujarnya.Melalui kolaborasi ini, pemerintah bersama mitra strategis berharap kawasan Menteng Tenggulun dapat menjadi contoh model pengembangan permukiman terpadu berbasis ekonomi masyarakat. Ke depan, kawasan ini diharapkan tidak hanya dikenal sebagai lingkungan hunian yang tertata, tetapi juga sebagai destinasi kuliner lokal yang hidup, kreatif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi warganya.