MATARAM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Tenaga Koordinator Kabupaten/Kota (Korkab) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Bank NTB Syariah ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas para pendamping program di lapangan. Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam serta memantapkan kemampuan teknis dan manajerial bagi para fasilitator agar pelaksanaan program BSPS berjalan sesuai dengan prinsip tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat administrasi.
Tercatat sebanyak 188 peserta mengikuti rangkaian pembekalan ini, yang terdiri dari 9 orang Korkab dan 179 orang TFL. Seluruh peserta yang hadir merupakan garda terdepan yang akan mengawal langsung proses pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat di berbagai pelosok wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun anggaran mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Iryanto Sirait Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia menekankan pentingnya peran fasilitator dalam memahami mekanisme kerja secara menyeluruh. Para Korkab dan TFL diharapkan tidak hanya ahli secara teknis dalam konstruksi bangunan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, para peserta juga ditekankan untuk menjadikan Petunjuk Teknis (Juknis) sebagai kitab utama dalam pelaksanaan pekerjaan dan pelaporan. Memiliki kemampuan analisis masalah di lapangan, kemampuan memfasilitasi diskusi warga, serta ketelitian dalam monitoring dan evaluasi menjadi syarat mutlak agar setiap tantangan konstruksi di lapangan dapat segera teratasi dengan solusi yang tepat.
Melalui pembekalan ini, Balai P3kP Nusa Tenggara I berkomitmen untuk terus menghadirkan hunian yang layak dan berkelanjutan bagi rakyat, sejalan dengan visi besar pembangunan perumahan nasional.