Demi memberikan pemahaman yang baik dan benar mengenai penggunaan barang adat, pakaian adat, aksesoris serta atribut adat Dayak Kenyah dan mempererat komunikasi, kebersamaan, dan hubungan harmonis antar pihak yang menjaga, melestarikan, mengembangkan, serta memanfaatkan seni, budaya, adat, dan tradisi Dayak Kenyah, Lembaga Adat Dayak Kenyah Kota Balikpapan (LADK-KB) menyelenggarakan kegiatan adat "Katuk Adat Ngan Alaq Tawai" di Balikpapan, Kaltim. Senin, 18 Mei 2026.
Acara ini dihadiri tokoh adat Dayak, diantaranya Perwakilan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Firminus Kunum, Ketua Dewan Adat Dayak Kaltim Viktor Juan,
Ketua Umum Lembaga Adat Dayak Kenyah Kaltim Gun Ingan, Ketua Dewan Adat Kota Balikpapan Abriantinus, Ketua Adat Dayak Kenyah Kota Balikpapan Lampang Bilung dan para sesepuh adat Dayak.
Di instansi pemerintah, hadir
Kepala Balai P3KP Kalimantan II Mustofa Otfan, perwakilan dari Disporapar Balikpapan, Kesbangpol Balikpapan, Disdikbud Balikpapan, lalu, Sanggar Seni yang ada di Kaltim. Para tamu undangan mendengarkan wejangan dari sesepuh adat yang menyampaikan nasehat adat, seni dan budaya Dayak Kenyah yang penuh dengan filosofi mendalam yang mengatur keseimbangan antar manusia, alam dan Sang Pencipta.
Ketua Adat Dayak Kenyah Balikpapan Lampang Bilung, mengatakan, acara "Katuk Adat Ngan Alaq Tawai" adalah bahasa Dayak Kenyah dan jika diartikan ke bahasa Indonesia, "Katuk" artinya nasehat adat, "Ngan" artinya dan. "Alaq Tawai" pengertiannya orang yang pernah dinasehati atau dipulihkan kembali semangatnya. Ini adalah tradisi adat Dayak Kenyah dalam memberikan nasehat adat, serta penyelesaian permasalahan yang timbul di tengah masyarakat secara arif, bijaksana, dan bermartabat sesuai nilai adat dan budaya Dayak Kenyah.
"Tadi kami memberikan pengetahuan mengenai makna dari beberapa bentuk topi adat Dayak Kenyah.
Selesai acara, kami bersepakat tidak ada lagi bahasa simpang-siur ini-itu. Kita harus berkomunikasi yang baik dan tepat biar semua sama-sama paham. Di Adat Kenyah, kami selalu menjembatani hubungan kekeluargaan dan perdamaian yang baik," ujar Lampang Bilung sekaligus Ketua Penyelenggara Acara.